Type something and hit enter

By On
Catatan Baihaqi | Dana desa adalah salah satu sumber anggaran yang rawan terjadinya praktik penyimpangan. Hal dibuktikan dengan mulai mencuatnya berbagai kasus indikasi penyimpangan terkait penggunaan dana. Sebelumnya MaTA juga sudah mencatat sedikit telah terjadi 13 kasus indikasi penyimpangan dana desa selama 2017 di Aceh.
Kasus Indikasi Penyimpangan Dana Desa Selama 2017 di Aceh
Kasus Indikasi Penyimpangan Dana Desa Selama 2017 di Aceh
Berikut, kami sajikan beberapa kasus indikasi penyimpangan dana desa lain yang telah mencuat ke permukaan selama 2017 di Aceh. Kasus-kasus ini hasil pemetaan melalui media massa di Aceh.

Indikasi Korupsi Dana Desa di Gampong Mesjid Kecamatan Muara Tiga kabupaten Pidie

Kasus dugaan korupsi dana desa ini melibatkan geuchik setempat berinisial DS pada tahun 2016 lalu, dengan kerugian negara mencapai Rp 200 juta lebih dari total Rp 600 juta lebih dana desa. Kasus ini sedang dalam proses penyelidikan Kejari Pidie.

Indikasi Korupsi Dana Desa di Gampong Lampisang Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar

Kasus ini bermula dari laporan yang disampaikan oleh masyarakat ke Polisi Resor Kota (Polresta) Banda Aceh. Indikasi korupsi dana desa ini terkait dengan tidak cukupnya volume pembangunan saluran dengan nilai Rp 509 juta lebih untuk membangun 843 meter saluran pembuangan. Nyatanya, saluran yang dibangun hanya 771 meter.

Indikasi Korupsi Dana Desa di Gampong Seunebok Jalan Kecamatan Idi Tunong Kabupaten Aceh Timur

Kasus ini bermula dari laporan yang disampaikan oleh masyarakat setempat ke Kejaksaan Negeri Idi. Dalam laporannya, masyarakat menyampaikan bahwa alam laporan pertanggungjawaban (LPJ) tahun 2016, pah kerja sampai selesai tertulis Rp 23,6 juta. Sedangkan, yang dibayarkan hanya Rp 13,5 juta sampai selesai. Selain itu, ada beberapa potensi penyimpangan lainnya yang dilaporkan oleh warga.

Indikasi Korupsi Dana Desa di Gampong Meunye Cut Bahagia Kecamatan Kuta Makmur Kabupaten Aceh Utara

Kasus ini bermula dari laporan yang disampaikan oleh ke Polres Lhokseumawe pada Agustus 2017 silam.