Type something and hit enter

author photo
By On
Catatan Baihaqi | Korupsi adalah satu dari sekian banyak persoalan di Negeri ini. Berbagai cara dan upaya dilakukan, baik oleh pemerintah, penegak hukum dan berbagai elemen lainnya untuk meminimalisir tindak pidana yang dapat membuat negara "bangkrut". Namun, tetap saja korupsi masih belum beranjak pergi.

Berdasarkan pengertian korupsi yang disebut oleh Transparency International (TI), tindak pidana korupsi adalah perilaku pejabat publik yang tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri sendiri dengan menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka. Selain dari TI, masih banyak pengertian korupsi yang dikemukan oleh para ahli.

Korupsi yang terjadi di negeri ini diibaratkan kanker yang menggerogoti tubuh. Pelan-pelan tapi pasti akan menyerang setiap organ-organ yang ada dalam tubuh jika tidak segera diantisipasi. Begitu juga dengan korupsi, pertama-tama mencengkeram pemerintahan pusat, kemudian pemerintah provinsi, kabupaten/ kota dan kini korupsi telah menjalar ke pemerintahan desa.

Selain itu, hampir semua sektor kehidupan telah diserang oleh korupsi. Sektor pendidikan, kesehatan dan sektor-sektor lainnya tak terkecuali sektor agama seperti korupsi Alquran, korupsi dana masjid. Berbicara tentang sektor, kesehatan merupakan termasuk salah satu sektor yang empuk untuk dijarah oleh penjahat-pejahat dan pengkhianat negara untuk meraup keuntungan pribadi.
Sakitnya Korupsi Kesehatan, Ini Kasus Korupsi di Aceh
Ilustrasi (Foto: pixabay.com)
Hasil penelitian Indonesia Corruption Watch (ICW) pada 2017, Aceh merupakan salah provinsi yang masuk 5 besar korupsi kesehatan di Indonesia. Hasil pemetaan Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) yang dilakukan pada 2018, setidaknya terdapat 19 kasus indikasi korupsi di Aceh sepanjang 2007 - 2018. Baik yang sudah divonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor maupun masih dalam proses penyidikan oleh Kejaksaan dan Kepolisian.

Berikut daftar kasus hasil monitoring MaTA yang telah dirilis pada 22 November 2018 di Banda Aceh.